Kendalikan Diri Saat Berkendara Di Kala Puasa

Posted on

seojurnal.com-Ketekunan dan pengendalian diri di sepanjang bentangan Ramadhan adalah hikmah dan salah satu pesan terpenting saat berpuasa, namun tidak sedikit melakukan hal-hal yang dilarang tetapi juga hal-hal yang halal harus dikendalikan. Pelajaran ini juga bisa diterapkan saat berkendara di jalan raya bersama pengguna jalan lainnya.

Pengendara sepeda motor harus memiliki pilihan untuk mengendalikan diri dan lebih sabar dalam mengatur diri sendiri dan pengguna jalan individu. Tujuannya agar puasa tidak kehilangan pahala dan aktivitas berkendara tetap aman dan menyenangkan. Astra Motor ingin berbagi tips cara berkendara yang aman dan tentram di tengah perjalanan puasa yang panjang

Persiapan Perjalanan

Persiapan untuk memulai tamasya dilakukan sejak matahari terbit. Melalui asupan makanan yang tinggi nutrisi dan minum lebih banyak air untuk menghindari kekurangan hidrasi saat berkendara di bawah terik matahari. Jangan lupa juga untuk menggunakan perangkat keras berkendara seperti jaket, helm, dan sarung tangan serta dokumen mengemudi dan periksa kondisi motor teman Anda seperti angin ban, oli, bensin, dan sebagainya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. .

Istirahat yang cukup
Salah satunya adalah waktu tidur yang tidak sering dialami selama bentangan panjang Ramadhan, sehingga bagi pengemudi hal ini berpotensi menimbulkan miniatur tidur atau tidur untuk beberapa waktu tanpa disadari. Bagi pengemudi yang pergi jalan-jalan sebentar dan merasa fiksasinya berkurang karena mengantuk, istirahatlah selama tidak kurang dari 10 menit.

Mencegah dari Bahaya
Saat berkendara dan bergerak menuju waktu berbuka puasa, sebaiknya tetap memperhatikan jarak aman dari kendaraan lain, karena terkadang banyak pengguna jalan yang tiba-tiba berbelok ke sisi jalan yang berbeda untuk berbuka puasa.

Kuasai Teknik Mengemudi yang Benar
Tips terakhir ini wajib di amalkan saat puasa atau tidak puasa. Dengan menguasai teknik mengemudi yang tepat sesuai dengan jenis sepeda motor dan kondisi jalan, pengalaman berkendara menjadi aman dan nyaman, baik untuk tujuan kita sendiri, tetapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Ini termasuk tunduk pada rambu-rambu lalu lintas material.

“Dengan fokus pada kondisi tubuh kita, maka fiksasi dan emosi bisa lebih terkontrol. Didukung dengan cara berkendara yang benar, berkendara yang aman dan bahagia, puasa menjadi lancar,” ujar Johanes Lucky, Safety Riding Manager AHM.

Itulah beberapa tips aman dan terbuka dalam berkendara selama masa puasa, Semoga di bulan puasa ini kita selalu dalam keadaan aman dan selalu berhati-hati saat berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.